Bawaslu Jakarta Pusat Proaktif Persiapkan Pembangunan Zona Integritas
|
Jakarta Pusat — Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat menunjukkan komitmen proaktif dalam mempersiapkan pembangunan Zona Integritas (ZI) dengan mengundang Inspektorat Bawaslu Republik Indonesia untuk memberikan pendampingan dan evaluasi awal terkait kesiapan pemenuhan dokumen serta komponen penilaian Zona Integritas, Senin (31/8/2026), di Kantor Bawaslu Jakarta Pusat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Jakarta Pusat, Kepala Sekretariat, jajaran Kepala Subbagian (Kasubbag), serta staf Bawaslu Jakarta Pusat. Pendampingan ini menjadi langkah awal bagi Bawaslu Jakarta Pusat untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kesiapan kelembagaan sebelum memasuki tahapan pembangunan Zona Integritas secara lebih lanjut.
Kepala Sekretariat Bawaslu Jakarta Pusat, Yunanto Dwi Prabowo, menyampaikan bahwa inisiatif menghadirkan Inspektorat Bawaslu RI merupakan bagian dari upaya Bawaslu Jakarta Pusat untuk mempersiapkan pembangunan Zona Integritas sejak dini.
Menurutnya, sebelum menentukan langkah lebih lanjut, jajaran perlu memahami terlebih dahulu berbagai persyaratan, komponen penilaian, serta praktik yang dapat diterapkan di lingkungan Bawaslu Jakarta Pusat.
“Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memahami apa saja yang perlu dilengkapi dan bagaimana penerapannya ke depan. Kami ingin mendapatkan pengalaman dan pendampingan agar pembangunan Zona Integritas dapat dipersiapkan dengan lebih baik,” ujar Yunanto.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Jakarta Pusat, Christian Nelson Pangkey, menegaskan pentingnya komitmen seluruh jajaran dalam membangun Zona Integritas. Menurutnya, pembangunan ZI tidak cukup hanya dengan memenuhi dokumen, tetapi harus diikuti dengan perubahan pola pikir, budaya kerja, serta peningkatan kualitas tata kelola organisasi.
“Komitmen untuk melakukan evaluasi dan perubahan harus kita laksanakan bersama. Apa yang sudah menjadi ketentuan perlu dipahami dan diterapkan secara konsisten oleh seluruh jajaran,” ungkap Nelson.
Nelson menambahkan, evaluasi awal menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki sekaligus memetakan langkah strategis yang dapat dilakukan Bawaslu Jakarta Pusat dalam mempersiapkan pembangunan Zona Integritas.
Melalui inisiatif tersebut, Bawaslu Jakarta Pusat menunjukkan keseriusan untuk tidak menunggu proses penilaian berlangsung, tetapi mengambil langkah sejak awal dengan meminta pendampingan dan masukan dari Inspektorat Bawaslu RI. Upaya ini diharapkan menjadi fondasi dalam membangun tata kelola kelembagaan yang semakin transparan, akuntabel, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penulis: Jr
Editor: Humas Bawaslu Jakarta Pusat