Bawaslu Jakarta Pusat Ajak Pelajar SMAN 117 Jakarta Peduli Pengawasan Pemilu
|
Jakarta Pusat – Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengawasan Pemilu melalui kegiatan Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu di SMAN 117 Jakarta, Selasa (22/9/2026). SMAN 117 Jakarta menjadi sekolah kedua yang disambangi Bawaslu Jakarta Pusat dalam rangkaian program Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu.
Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk memahami demokrasi, Pemilu, serta pentingnya pengawasan partisipatif. Program ini dirancang Bawaslu Jakarta Pusat sebagai salah satu upaya membangun kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap proses demokrasi sejak lingkungan sekolah.
Anggota Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat, M. Halman Muhdar, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam mengawal proses Pemilu. Menurutnya, partisipasi masyarakat tidak berhenti pada penggunaan hak pilih, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap proses dan pelaksanaan Pemilu.
“Gunakan hak pilih itu sebaik mungkin. Kami tidak berhenti hanya datang memilih, tapi perlu juga kepedulian kita untuk ikut mengawasi agar Pemilunya benar-benar terselenggara sebagaimana yang kita harapkan,” ujar Halman.
Halman menjelaskan, pengawasan partisipatif diperlukan untuk mendorong pelaksanaan Pemilu yang sesuai dengan ketentuan. Generasi muda sebagai bagian dari masyarakat juga memiliki ruang untuk berkontribusi, salah satunya dengan meningkatkan pemahaman mengenai demokrasi dan kepemiluan serta memiliki kepedulian terhadap potensi pelanggaran.
Melalui Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu, Bawaslu Jakarta Pusat berupaya mengenalkan nilai-nilai pengawasan kepada siswa sejak lingkungan sekolah. Edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan, tetapi dapat menjadi pengetahuan yang dibawa siswa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bawaslu Jakarta Pusat juga memberikan ruang kepada siswa untuk menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka mengenai Pemilu. Dengan pembelajaran dua arah tersebut, siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi turut menjadi bagian dari proses membangun kesadaran pengawasan.
Kegiatan di SMAN 117 Jakarta menjadi bagian dari rangkaian upaya Bawaslu Jakarta Pusat untuk memperluas pendidikan pengawasan Pemilu kepada pelajar. Dengan pengetahuan dan kepedulian yang dibangun sejak sekolah, siswa diharapkan dapat mengambil peran dalam mengawal proses demokrasi secara positif dan partisipatif.
Penulis: Jr
Editor: Humas Bawaslu Jakarta Pusat