Bawaslu Jakpus Edukasi Pelajar SMAN 35 Jakarta Jadi Pemilih Cerdas Melalui Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu
|
Jakarta Pusat — Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar kegiatan Sosialisasi Edukasi Demokrasi Pemilih Pemula dalam program "Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu" (SSPP) di SMAN 35 Jakarta. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Bawaslu Jakarta Pusat serta disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMAN 35 Jakarta, Triyem bersama jajaran dewan guru dan para siswa (12/10/2026).
Saat membuka kegiatan, Anggota Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, M. Halman Muhdar, menyampaikan bahwa program SSPP hadir untuk mengedukasi para pelajar yang mayoritas baru pertama kali akan menggunakan hak pilihnya.
"Pelaksanaan pemilu dari berbagai kalangan masih membutuhkan banyak perbaikan guna terus meningkatkan kualitas demokrasi yang berlandaskan prinsip LUBER dan JURDIL. Di tangan Adik-adik sekalian, masa depan pemilu yang lebih baik dipertaruhkan. Oleh karena itu, forum ini kita buat terbuka agar semua siswa bebas menyampaikan pendapat dan pandangan pribadinya sebagai wujud nyata hak berdemokrasi. Kita di sini saling membelajarkan, tanpa ada pihak yang mendominasi," ujar Halman dalam sambutannya.
Kepala Sekolah SMAN 35 Jakarta, Triyem menyambut baik dan mengapresiasi langkah Bawaslu Jakarta Pusat yang memilih sekolahnya sebagai wadah edukasi politik. Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengasah sikap kritis, memahami hak politik secara benar, serta membentengi diri dari informasi yang tidak tepercaya di media sosial.
Pada sesi pertama pemaparan materi, M. Halman Muhdar membekali para peserta dengan pemahaman mendasar mengenai esensi demokrasi, konsep Pemilu, pentingnya kesadaran berdemokrasi, serta penegakan prinsip LUBER JURDIL. Ia juga menjelaskan klasifikasi pemilih cerdas yaitu pemilih yang aktif menelusuri rekam jejak calon, berani menolak politik uang, serta bijak dalam berliterasi digital hingga konsep dan tujuan pengawasan partisipatif dalam menjaga integritas pemilu.
Suasana kegiatan semakin hidup pada sesi berikutnya yang dipandu oleh Kepala Subbagian (Kasubag) Pengawasan dan Humas Bawaslu Jakarta Pusat, Muhammad Ilham Fahreza. Dalam sesi ini, Ilham memaparkan materi teknis pengawasan yang dikemas secara interaktif melalui kuis edukatif seputar kepemiluan serta simulasi bermain peran (roleplay). Para siswa diajak berpartisipasi aktif memperagakan skenario pengawasan dan penanganan dugaan pelanggaran pemilu di lapangan, seperti tindakan politik uang dan manipulasi suara, sehingga siswa memahami langkah konkrit dan keberanian dalam melapor.
Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian acara, Bawaslu Jakarta Pusat menobatkan 2 (dua) orang perwakilan siswa SMAN 35 Jakarta sebagai Duta Pengawasan Pemilu Partisipatif. Kedua duta terpilih ini diharapkan menjadi pelopor kesadaran demokrasi dan penggerak pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah maupun kawan sebaya.
Penulis: Mw
Foto: Mw
Editor: Humas Bawaslu Jakarta Pusat