Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jakarta Pusat Matangkan Teknis Sekolah Sadar Pengawasan

Anggota Bawaslu Jakarta Pusat, M. Halman Muhdar saat menyampaikan rencana pelaksanaan program Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu

Anggota Bawaslu Jakarta Pusat, M. Halman Muhdar saat menyampaikan rencana pelaksanaan program Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu

Jakarta Pusat — Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat mematangkan teknis pelaksanaan program Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu di 15 sekolah yang berada dalam wilayah koordinasi Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat Wilayah 1. Persiapan teknis tersebut dibahas bersama perwakilan Sudin Pendidikan dan kepala sekolah melalui rapat koordinasi secara daring.

Dalam rapat tersebut, Anggota Bawaslu Jakarta Pusat, M. Halman Muhdar, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan akan menyesuaikan dengan kondisi dan agenda masing-masing sekolah. Kegiatan direncanakan berlangsung secara bertahap mulai 21 September hingga awal Desember 2026.

Sebanyak 15 sekolah telah terlibat dalam koordinasi, terdiri dari 9 SMA dan 6 SMK. Pihak sekolah diberikan ruang untuk menyampaikan kesiapan serta menentukan jadwal pelaksanaan sesuai dengan agenda pembelajaran masing-masing dalam rentang waktu yang telah direncanakan.

Bawaslu Jakarta Pusat akan menyiapkan narasumber dan materi pembelajaran, sementara pihak sekolah diharapkan mendukung dari sisi tempat dan koordinasi peserta. Kegiatan dirancang berlangsung kurang lebih tiga jam dengan memanfaatkan waktu pembelajaran yang tersedia.

Agar kegiatan tidak berlangsung monoton, Bawaslu Jakarta Pusat menyiapkan metode berupa penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi, dan kuis. Evaluasi melalui aktivitas dan post-test juga direncanakan untuk melihat sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah disampaikan.

Selain peserta didik, Bawaslu Jakarta Pusat juga merencanakan pelibatan guru pendamping selama kegiatan. Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan sekolah, Bawaslu juga mengupayakan pemberian sertifikat kepada guru pendamping dan kepala sekolah.

Bawaslu Jakarta Pusat turut mengupayakan pemberian apresiasi bagi peserta dalam sesi kuis sebagai salah satu cara membangun antusiasme siswa selama mengikuti kegiatan. Seluruh teknis tersebut akan terus dikoordinasikan bersama pihak sekolah agar pelaksanaan dapat berjalan efektif.

Halman menyampaikan apresiasi kepada Sudin Pendidikan Jakarta Pusat Wilayah 1 dan seluruh kepala sekolah yang telah mendukung persiapan kegiatan. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik, khususnya dalam meningkatkan pemahaman tentang pemilu, demokrasi, dan pengawasan partisipatif.

Melalui persiapan yang dilakukan secara bersama, Bawaslu Jakarta Pusat menargetkan pelaksanaan Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu dapat berjalan optimal dan menjadi salah satu bentuk pendidikan kepemiluan bagi generasi muda dalam menyongsong Pemilu 2029.

Penulis: Jr

Editor: Humas Bawaslu Jakarta Pusat

Tag
Bawaslu Jakarta Pusat
Hubungan Antar Lembaga
Partisipatif Pemilu