Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jakarta Pusat Ajak Pelajar SMKN 27 Jakarta Berperan Aktif dalam Pengawasan Pemilu

Anggota Bawaslu Jakarta Pusat, Wahidin saat ajak siswa untuk berperan aktif dalam pengawasan pemilu.

Anggota Bawaslu Jakarta Pusat, Wahidin saat ajak siswa untuk berperan aktif dalam pengawasan pemilu.

Jakarta Pusat — Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat terus memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi muda melalui program Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu. Kali ini, kegiatan menyasar siswa SMKN 27 Jakarta pada Kamis (15/10/2026) untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai demokrasi, Pemilu, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya pesta demokrasi.

Wakil Kepala SMKN 27 Jakarta, Isduki, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Jakarta Pusat yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengenal lebih jauh demokrasi dan pengawasan Pemilu. Menurutnya, edukasi ini penting agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Isduki mengingatkan bahwa demokrasi tidak hanya berkaitan dengan memilih pemimpin, tetapi juga mencakup nilai kejujuran, tanggung jawab, serta sikap menghargai perbedaan. Ia juga mendorong para siswa agar aktif bertanya dan berdiskusi, tidak mudah terpengaruh berita bohong, serta menggunakan hak pilih secara bijaksana ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Materi kegiatan dibawakan oleh Anggota Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat, Wahidin, bersama jajaran yang bertugas sebagai fasilitator. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Jakarta Pusat mengajak para pelajar memahami bahwa menjaga kualitas demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu, melainkan juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Keterlibatan generasi muda menjadi salah satu perhatian dalam pendidikan pengawasan Pemilu. Pelajar perlu dibekali pemahaman agar mampu mengenali persoalan yang dapat memengaruhi integritas Pemilu, bersikap kritis terhadap informasi, serta memahami pentingnya mendorong proses demokrasi yang jujur dan adil.

Bawaslu Jakarta Pusat berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi para siswa untuk membangun kesadaran demokrasi sejak dini. Pemahaman yang diperoleh di sekolah diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian dan tanggung jawab untuk menjaga demokrasi di lingkungan masing-masing.

Melalui program Sekolah Sadar Pengawasan Pemilu, Bawaslu Jakarta Pusat berkomitmen mendekatkan pendidikan pengawasan Pemilu kepada generasi muda. Dengan demikian, pelajar diharapkan dapat tumbuh menjadi warga negara yang kritis, bertanggung jawab, dan berpartisipasi dalam mewujudkan Pemilu yang berintegritas.

Penulis: Jr

Foto: Jr

Editor: Humas Bawaslu Jakarta Pusat

Tag
Bawaslu Jakarta Pusat
Partisipatif Pemilu
pemilih pemula